Soal:
1. Apa yang anda pikirkan tentang topik ini sebelum memulai proses pembelajaran?
2. Apa yang anda pelajari dari konsep pada topik ini?
3. Apa yang anda pelajari lebih lanjut bersama dengan rekan-rekan dalam ruang kolaborasi?
4. Apa hal penting yang anda pelajari dari proses demonstrasi kontekstual yang anda jalani bersama kelompok?
5. Sejauh ini apa yang sudah anda pahami tentang topik ini? Apa hal baru yang anda pahami atau yang berubah dari pemahaman awal sebelum pembelajaran dimulai? Apa yang ingin anda pelajari lebih lanjut?
6. Apa yang anda pelajari dari koneksi antar materi baik di dalam mata kuliah yang sama maupun dengan mata kuliah lain?
7. Apa manfaat pembelajaran ini untuk kesiapan anda sebagai guru? Bagaimana anda menilai kesiapan anda saat ini dalam skala 1-10? Apa alasannya? Apa yang perlu anda persiapkan lebih lanjut untuk bisa menerapkannya dengan optimal?
Jawaban:
1. Sebelum mempelajari topik ini saya berpikir bahwa SES (Status Ekonomi Sosial) peserta didik tidak begitu berdampak penting terhadap pembelajaran di sekolah karena saya berpikir hal itu dapat diatasi oleh kebijakan dari masing-masing sekolah, selain itu sudah banyak bantuan dari pemerintah yang ditujukan bagi peserta didik yang kurang mampu.
2. Dari konsep ini saya belajar bahwa SES (Status Ekonomi Sosial) peserta didik sangat penting untuk dipelajari karena dengan mengetahui dan memahami Status Ekonomi dan Sosial peserta didik kita sebagai guru dapat menemukan banyak hal di dalamnya, salahsatunya adalah tentang apa yang melatarbelakangi permasalahan peserta didik di sekolah, bagaimana kondisi emosional peserta didik saat berada di dalam maupun di luar sekolah, dari situlah kita dapat sedikit demi sedikit memahami permasalahan tiap individu yang berbeda-beda.
3. Saya belajar lebih lanjut bersama rekan-rekan di ruang kolaborasi tentang berbagi pengalaman selama mengajar di sekolah masing-masing, bagaimana pola perilaku dan kondisi peserta didik di berbagai tempat, apakah ada kesamaan ataukah perbedaan permasalahan yang dihadapi di sekolah masing-masing, apa saja tantangan yang dihadapi selama mengikuti PPL di SD, bagaimana alternatif penyelesaiannya, selain itu saya dan teman-teman juga berusaha berkolaborasi dalam hal mengadakan kegiatan lomba peringatan hari guru.
4. Saya dan kelompok juga belajar banyak hal dari demonstrasi kontekstual antara lain pemahaman yang lebih mendalam, penerapan teori, kesadaran sosial, keterlibatan dalam refleksi dan diskusi, berempati, dampak kebijakan pendidikan, keterampilan mengajar, pengalaman observasi, berpikir kritis, dsb.
5. Yang sudah saya pahami dari topik ini yaitu bahwa mempelajari tentang konsep Sosiokultural peserta didik mempunyai peranan penting dalam dunia pendidikan, hal baru yang saya peroleh dari topik ini yaitu bahwa kita tidak bisa memperlakukan peserta didik secara sama rata harus ada alasan dan latar belakang yang kuat apabila kita sebagai guru hendak mengambil tindakan terhadap suatu permasalahan yang dialami oleh peserta didik, hal yang ingin saya pelajari lebih lanjut adalah tentang bagaimana menyikapi suatu permasalahan sosiokultural peserta didik terutama status ekonomi sosial yang berdampak pada prestasinya di sekolah.
6. Hal yang saya pelajari dari koneksi antar materi pada mata kuliah ini maupun mata kuliah lain yaitu bahwa tiap materi dan mata kuliah yang lain memiliki hubungan kesinambungan satu sama lain, mereka saling terkait dan saling melengkapi, seluruh mata kuliah pada semester ini merupakan satu kesatuan yang sama pentingnya, maka tidak ada alasan untuk menitik beratkan pada satu mata kuliah tertentu saja.
7. Manfaat pembelajaran ini untuk kesiapan saya pribadi sebagai calon guru adalah untuk membantu mempersiapkan diri untuk menjadi pendidik yang berpengetahuan, peduli, dan berkomitmen untuk menciptakan pengalaman pembelajaran yang relevan bagi peserta didik, selain itu juga membantu saya memahami hubungan antara pendidikan dan masyarakat dalam konteks yang lebih luas. Kesiapan saya saat ini masih berkisar di angka 5 dalam skala 1-10, hal-hal yang perlu saya persiapkan agar penerapan berjalan secara optimal antara lain pendalaman materi, pemahaman konsep, latihan praktek secara berkala, dan pengalaman mengajar langsung di sekolah dasar.
